Penutur Ulung
Ini kisah orang-orang kecil,
Seorang dari mereka menatap kemapanan,
Sepasang mata menangkap tatapan kemudian berucap "membebaskan".
Lantas, sedetik kemudian menjelma alat penindasan.
Malam-malam sunyi dipenjarakan
Di sana bersemayam kemerdekaan
Saat mereka merasa berkuasa,
Orang-orang kecil membangunkan atma,
Bersama bulatkan karsa.
Pintu peradilan harus diketuk dengan keras,
Saat hak paling dasar dirampas.
Jika yang bersahaja mengaku punya kuasa,
Orang-orang kecil sebagai penutur ulung bangsa
Juga perangkai doa paling derma.

