Bising
Terdengar alunan air hujan yang menjatuhkan dirinya pada genting rumah kakek,
Terlihat Nenek tengah terbujur, bernafas teratur diatas kasur yang mulai mengeras.
Cucu dan putra-putrinya tengah terlelap pada denting yang bising.
Sehela kemudian hanya menggantungkan hidup pada pemilik semesta.
Sebait kata yang kutulis seirama dengan alunan dawai padang pasir.
Setidaknya alam telah bergembira dengan bermusik denganku.
Mataku mulai sayup-sayup ingin terpejam meninggalkan kebisingan,
Aku mulai menaruh jiwa raga lemah ini pada kebisingan.
Menuju separuh ketenangan.

0 komentar: